Regu
Regu adalah satuan militer terkecil dalam Batalyon Infanteri yang terdiri minimal 20 personel. Komandan Regu (Danru) dalam batalyon infanteri, biasanya berpangkat Sersan Dua atau Kopral Kepala senior yang berpengalaman. Sedangkan di pasukan khusus seperti Kopassus, tergantung kebutuhan, tetapi kebanyakan yang digunakan adalah perwira seperti Letnan Dua atau Letnan Satu. Regu adalah bagian dari peleton.
Peleton
Peleton adalah satuan militer yang terdiri dari 30 sampai 50 orang, dan biasa dipimpin oleh seorang letnan. Peleton terbentuk dari dua sampai empat regu, dan ini berbeda-beda tergantung negara dan jenis satuan anggota peleton. Tiga sampai empat peleton membentuk sebuah kompi.
TNI-AD
Komandan Peleton (Dan Ton) biasanya dijabat oleh seorang Letnan Dua. Posisi Komandan Peleton biasanya merupakan penugasan pertama, bagi perwira yang baru lulus dari Akademi Militer (Angkatan Darat) dan Akademi Angkatan Laut (kecabangan Marinir).
Negara lain
Pada Angkatan Darat Inggris, peleton dipimpin oleh Letnan atau Letnan Dua, yang dibantu seorang Sersan. Peleton terbagi menjadi tiga regu yang masing-masing beranggotakan delapan orang. Dalam militer Amerika Serikat, peleton dipimpin oleh seorang Letnan Satu atau Letnan Dua, yang dibantu oleh seorang Sersan Satu. Pada satuan infanteri, peleton senapan terdiri dari empat regu yang masing-masing beranggotakan sembilan orang.
Kompi
Kompi merupakan satuan militer yang terdiri dari 100 hingga 250 orang. Pada umumnya kompi terdiri dari tiga atau empat peleton, dan ini berbeda-beda tergantung negara dan jenis satuan anggota kompi. Dua sampai enam kompi membentuk sebuah batalyon.
TNI-AD
Komandan Kompi (Dan Ki) biasanya dijabat seorang Kapten. Dalam satuan infanteri, ada tiga macam kompi, yang disesuaikan dengan fungsinya, yaitu Kompi Senapan (Kipan), Kompi Markas (Kima), Kompi Bantuan (Kiban). Kompi Senapan disiapkan untuk operasi lapangan, dengan dukungan Kompi Bantuan. Persenjatan Kompi Bantuan lebih berat dari persenjataan Kipan, persenjataan Kiban terdiri dari senapan mesin sedang (SMS), mitraliur, dan mortir.
Kompi Berdiri Sendiri dalam lingkungan TNI AD
Kompi Berdiri Sendiri dalam TNI-AD yang tidak langsung dibawah sebuah batalyon tetapi di bawah Divisi, Brigade, Komando Teritorial atau Balakpus TNI-AD antara lain: Kompi Nubika Dirzeni, Kompi Jihandak Dirzeni berada dibawah perintah Direktorat Zeni TNI-AD, Kompi Kavaleri Panser di Kodam Diponegoro, Udayana, Brawijaya, Kompi Raider di Kodam Iskandar Muda yang langsung di bawah Panglima Kodam. Kompi Kesehatan, Kompi Kavaleri Intai, Kompi PHB, Kompi Benghar, Kompi POM-AD pada Divisi Infanteri 2 Kostrad, Kompi Perhubungan di Korem 072/Pamungkas, Kompi penembak STTB di Brigif-4 (sudah dibekukan) dan sebagainya.
Negara lain
Angkatan Darat Inggris biasa menamakan kompi senapan dengan huruf (biasanya A, B, dan C). Kompi di Inggris dipimpin oleh seorang Mayor, dan dibantu oleh seorang Kapten. Tapi sejak Perang Dunia II kompi senapan mulai dipimpin seorang Kapten saja. Dalam militer Amerika Serikat, kompi infanteri biasa dibagi menjadi tiga peleton senapan dan sebuah peleton senjata berat. Kompi tank biasa terdiri dari tiga peleton tank dan elemen komando. Kompi infanteri AS juga dipimpin oleh seorang kapten.
Batalyon
Batalyon adalah satuan militer yang terdiri dari dua sampai enam kompi, yang biasa dipimpin oleh seorang Letnan Kolonel. Pemakaian istilah batalyon berbeda-beda pada setiap negara. Sebuah batalyon biasanya adalah bagian dari sebuah resimen, grup, atau brigade, tergantung dari sistem organisasi yang dipakai.
Resimen
Resimen (di TNI disingkat Men) adalah pasukan tentara yang terdiri atas beberapa batalyon yang biasanya dikepalai oleh seorang perwira menengah.
Brigade
Brigade satuan militer dibawah divisi, yang terdiri dari 1.500 sampai 5000 orang, yang dipimpin oleh seorang Brigadir atau Kolonel. Sebuah brigade terbentuk dari dua sampai empat batalyon, yang biasanya berupa tiga batalyon unsur tempur, unsur bantuan tempur dan unsur bantuan administrasi. Brigadir bisa disamakan atau berbeda dengan resimen, tergantung sistem yang dipakai sebuah negara.
TNI-AD
Jumlah kekuatan personelnya kurang lebih 3000 hingga 5000 personel. Karena merupakan satuan tempur yang relatif besar, maka ketika operasi pada tingkat brigade, kesatuan tersebut bisa bergerak sendiri, lengkap dengan unsur Bantuan Tempur (Banpur) dan Bantuan Administrasi (Banmin) sendiri. Koordinasi Banpur dan Banmin berada di bawah unit tersendiri, yaitu Detasemen Markas, dipimpin seorang Komandan Detasemen Markas Dandema. Dalam organisasi TNI-AD, satuan brigade saat ini hanya terdapat dalam satuan infanteri baik di Kostrad atau Kodam. Susunan yang mirip brigade juga terdapat dalam struktur Kopassus yang disebut grup. Untuk tingkat brigade dengan nama lain resimen ada di Korps Artileri meliputi Resimen Artileri Medan 1 dan Resimen Artileri Medan 2 di Kostrad, Resimen Artileri Pertahanan Udara di Kodam Jaya, Korps Zeni pada Resimen Zeni Konstruksi. Saat ini ada dua brigade yang berada dalam struktur sebuah Kodam. Yaitu Brigif-1 Pengaman Ibukota/Jaya Sakti di Kodam Jaya dan Brigade Infanteri 15 Kujang II di Kodam III Siliwangi. Dan yang lainnya ada dalam struktur Kostrad sebanyak enam brigade infanteri.
Negara lain
Pada Angkatan Darat Inggris, brigade dipakai menjadi formasi taktis terkecil sejak dua abad yang lalu. Pada infanteri dan kavaleri, resimen dipakai untuk pengelompokan administratif batalyon. Pada Angkatan Darat Amerika Serikat, brigade sama atau sedikit lebih besar dari resimen. Dengan jumlah personel dari 1.500 sampai 3.500 orang.
Divisi
Divisi merupakan satuan tempur militer terbesar, yang berkekuatan penuh. Secara operasional, divisi memiliki kesatuan-kesatuan tempur, berikut unsur pendukungnya, yaitu bantuan tempur dan bantuan administrasi, yang berada dalam garis komando divisi tersebut, jadi tidak perlu mendatangkan dari komando lain di luar divisi. Divisi memiliki unsur tempur sendiri (infanteri, kavaleri dan artileri), juga memiliki unsure bantuan tempur (Batalyon Zeni, Batalyon Perhubungan, dan Batalyon Peralatan), dan unsur bantuan administrasi sendiri (perbekalan, angkutan, kesehatan, polisi militer, dll).
trims bro…………
aku jadi nambah wawasan neh
salam kenal………….