Andrea Hirata, penulis novel laris Laskar Pelangi ternyata telah berbicara dengan Riri Riza dan Mira Lesmana sejak tahun 2006 lalu. Dua sineas muda itulah yang rencananya akan memfilmkan novel best seller tersebut. Sejak perbincangan itu, Andrea merasa optimis bahwa novelnya akan menjadi sebuah fenomena baru dalam dunia perfilman Indonesia.
Yang menarik, tawaran untuk memfilmkan novel ini ternyata telah banyak berdatangan. Tapi, baru dengan Riri Riza-lah, Andrea menambatkan hatinya. ^_^ Menurutnya, Riri memiliki indera keenam yang tidak dimiliki sutradara lain. Riri juga dapat memberikan angle-angle baru dalam setiap draf naskah yang diajukannya. Saking optimisnya, Andrea berani menjamin bahwa film Laskar Pelangi ini akan melebihi sukses film Ayat-Ayat Cinta yang juga diadaptasi dari novel.
Memang, dalam setiap adaptasi novel menjadi film, selalu muncul kekhawatiran dari banyak pembacanya. Mereka takut kalau cerita di film tidak sama dengan cerita di novelnya sendiri. Menanggapi hal itu, Andrea justru menegaskan bahwa keduanya memang tidak harus sama, kalau ceritanya sama saja, buat apa difilmkan. Bahkan, Andrea berkomitmen untuk memberikan keleluasaan pada Riri Riza, dia tidak akan mencampuri rancangan yang telah dibuat Riri dan timnya. Karena menurutnya, ketika karyanya telah berubah ke dalam bentuk film, itu sudah merupakan karya seorang sineas. Dia merasa berkewajiban untuk menghormatinya.
Sesuai dengan rencana yang telah disusun, saat ini tim dari film Laskar Pelangi sedang melakukan casting. Dimana akan dipastikan bahwa seluruh anak-anak anggota Laskar Pelangi adalah anak-anak asli Bangka Belitung. Di daerah itu pula proses syuting akan dilakukan mulai akhir bulan ini. Filmnya sendiri rencananya akan dirilis September nanti. Ah, padahal sudah tidak sabar…..
Oya, meskipun film pertamanya saja belum syuting, tetapi sejumlah rumah produksi sudah “melamar” Andrea Hirata untuk memfilmkan novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, Sang Pemimpi. Menanggapi lamaran tersebut, Andrea tetap akan memprioritaskan Riri Riza jika ia mau memfilmkan Sang Pemimpi. Wah, sepertinya sudah klop banget nih. Ya udah, kita tunggu aja filmnya September nanti…..
mudah-2 an tak senasib Ayat-ayat Cinta
bagus di buku
dangkal di pilem..
setuju….