Bagi yang telah membaca posting Reaksi Dunia Bila Titanic Tenggelam Saat Ini, yang akan saya tulis ini posting serius, bukan humor.
Sudah 96 tahun yang lalu Titanic tenggelam, tetapi ia tak henti-hentinya membuat kita penasaran. Maklum, kapal yang diklaim tidak dapat tenggelam itu justru karam di pelayaran pertamanya. Baru-baru ini, dua ahli logam, Timothy Foecke dan Jennifer Hopper McCarty menulis buku What Really Sank the Titanic setelah melakukan riset selama sepuluh tahun. Menurut mereka, salah satu penyebab utama kecelakaan itu adalah kualitas paku keling (rivet) yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
Perusahaan pembuat Titanic asal Irlandia Utara, Harland and Wolff of Belfast, ternyata menerima pesanan pembuatan dua kapal lain pada saat bersamaan. Untuk menyelesaikannya tepat waktu, tentu dibutuhkan jutaan paku keling. Mereka pun menggunakan paku keling dari suplier lain. Celakanya, banyak paku yang diduga tidak memenuhi kualitas yang dibutuhkan.
Kedua ahli logam itu pun menguji 48 paku keling dari kapal legendaris itu. Hasilnya, konsentrasi slag (produk sampingan dalam proses peleburan) mencapai sembilan persen. Padahal seharusnya hanya sekitar dua sampai tiga persen saja. Ya ampun, seandainya paku-paku yang dipakai adalah paku yang berkualitas, Jack dan Rose mungkin saja dapat meneruskan perjalanan kisah cinta mereka….(?!?!?!?!)
JD CRITANYE BNERAN TUH,..KISAH TITANIC YANG TENGGELAM..KIRAIN JUST FILM NYA DOANK..ALIAS DONGENG AJ GTU…
bego banget kau ryujuku
dasar udik